Di Desa Pangsan, terdapat beberapa keunikan dari sisi budaya, yaitu budaya religi dan tradisi. Beberapa diantaranya adalah Upacara Ngenar, Upacara Dahe Teruna, Tradisi Nyerahane Saye, dan Tradisi Urak.
1. Upacara Ngenar
Upacara Ngenar adalah upacara membuat bubur atau sering disebut dengan endar dari sarana serta upakara lainnya. Pembuatan bubur ini dilakukan oleh anak-anak yang masih berusia 9 sampai 10 tahun di Pura Puseh Pingit. Upacara ini dilakukan 15 hari sebelum hari raya Galungan.
2. Upacara Dahe Teruna
Upacara Dahe Teruna adalah membuat lawar, base-base ngias, dan lain-lainnya yang dilakukan oleh laki-laki. Untuk pembuatan aneka sayur yang dikenal dengan nama "Sad Rasa" yang digunakan untuk upacara "Lampadan" dibuat oleh perempuan.




